Aliansi Rakyat Nias Unjuk Rasa Tuntut Tetapkan Anggota DPRD di Daerah Pemekaran Nias

Gunungsitoli ( SIB )
Ratusan warga tergabung Aliansi Rakyat Nias unjuk rasa ke Gedung KPUD Nias di jalan Diponegoro dan diterima oleh Ketua KPUD Nias Otakvianus Harefa, Pokja Ferdy Harefa dan Yaatulo Halawa.
Koordinator unjuk rasa Agusman Zendarto dan Yahanes Giawa dan para pimpinan partai politik, para pimpinan LSM,dan Kepala Desa melakukan dialog dengan Pimpinan KPUD dan pernyataan sikap berjudul amanat UU No 27 tahun 2009 dan Peraturan KPU No 61 tahun 2009 adalah harga mat.

Terbentuknya daerah otonomi baru di wilayah Kabupaten Nias telah membuka harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat Nias.Pelayanan yang lebih baik ,ekonomi yang lebih meningkat dan politik yang lebih sehat serta pemerintah yang bersih dari korupsi adalah harapan yang selalu dimimpikan oleh segenap lapisan masyarakat Nias.

Tahap demi tahap proses pemekaran mulai dari pengesahan secara hukum ,penghunjukan PLT di masing-masing daerah otonomi baru hingga pelaksanaan Pemilu untuk pengisian anggota legislatif telah terlaksana sebagai daerah otonom yang baru. Salah satu persyaratannya adalah pembentukan badan legislatif. Hal ini tentu mengacu pada hasil Pemilu Tahun 2009 dimana tatacaranya diatur dalam ketentuan UU No 10 Tahun 2008 No 27 tahun 2009 tentang susunan dan Kedudukan DPR,DPD,DPRD dan Peraturan KPU No 61 tahun 2009.

Proses ini ternyata mengalami hambatan pada penetapan anggota legislatif untuk masing-masing otonomi daerah baru dan juga Kabupaten Nias sebagai Kabupaten Induk.Ada indikasi KPUD Nias tidak serius melaksanakan amanat UU atau terkesan tidak ingin melepaskan kewenangannya untuk daerah otonomi baru atau lebih ironisnya lagi bila KPUD Nias dalam hal mengambil keputusannya diintervensi oleh kekuatan partai politik tertentu sehingga independensi KPUD Nias tidak ada lagi.

Menyikapi hal tersebut DPRD Nias sebagai lembaga legislatif yang merupakan persentasi dari suara-suara rakyat Nias telah meminta KPU Pusat agar menunda penetapan badan legislatif di daerah otonom baru hasil pemekaran Kabupaten Nias melalui surat No 171/2296/DPRD tgl 28 Desember 2009.

Hal ini merupakan intervensi pada lembaga KPU tidak hanya dilakukan secara personal atau menggunakan kekuatan politik tertentu ,justru sekarang secara kelembagaan DPRD Nias ikut serta dengan sangat jelas. Sementara fungsi dan tugas KPUD Nias sebagai penyelenggara Pemilu yang diamanatkan UU adalah melakukan penetapan anggota DPRD Nias dan pengisian anggota DPRD di daerah pemekaran.

Untuk itu kami segenap elemen masyarakat Nias mengharapkan KPUD Nias segera menetapkan calon terpilih berdasarkan hasil Pemilu tahun 2009 dengan mengacu pada ketentuan UU No 10 Tahun 2008 No 27 Tahun 2009 tentang susunan dan kedudukan DPR,DPD,DPRD dan Peraturan KPU No 61 tahun 2009 tentang tatacara pengisian anggota DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota Pemekaran dan keputusan KPUD Nias bebas dari intervensi kekuatan politik tertentu.

KPUD Nias tidak menjadikan alasan tentang tidak tersedianya biaya di masing-masing daerah otonom baru dalam hal menetapkan calon terpilih sebab alasan tersebut tidak rasional. Mendesak DPRD Nias untuk mencabut surat No. 171/2296/DPRD Tgl 28 Desember 2009 perihal pengisian /penetapan anggota DPRD bagi 3 (tiga) daerah otonom baru di Kabupaten Nias yang intinya menginginkan penundaan penetapan anggota DPRD pada 3 (tiga) daerah Otonom baru di Kabupaten Nias.

Ketua KPUD Nias Oktavianus Harefa,Ferdy Harefa,Yaatulo Halawa berjanji walaupun tidak ada dana KPUD Nias akan bekerja menetapkan calon terpilih anggota DPRD Nias untuk Daerah Otonomi baru hal itu dikemukakan kepada sejumlah rakyat yang unjuk rasa di Gedung KPUD Nias Selasa ( 12/1).
Ketua DPRD Nias Rasali Zalukhu SAg mendukung KPU dan KPUD agar tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku,dan surat DPRD Nias ke KPU Pusat bukan menghambat kerja KPUD tetapi kita ingin KPUD bisa menetapkan tidak melakukan pelanggaran hukum, tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: